Life is Colorful

Life is Colorful

chevy iskandar. male. geofisika universitas indonesia. optimis dan realistis.
Recent Tweets @chevyiskandar
Posts I Like
Who I Follow
Jangan sampai kebahagiaanmu akan dunia, menyebabkan kamu lupa akan akhirat. Dan jangan sampai kesedihanmu akan dunia, melupakanmu untuk senantiasa bersyukur sebagai bekal di akhirat kelak.
23 Juli 2014

asepmaulanaismail:

Sebuah perenungan… 10 Ramadhan…

Maka hari ini, jika puasa terasa melemahkan, jika tarawih melelahkan, jika tilawah memayahkan, mari menatap sejenak ke arah Mesir dan Suriah.

Sebab mereka nan mewakili kita di garis depan iman, dibakar musim panas, direpotkan hajat, dicekam ancaman, disuguhi besi dan api, tapi teguh.

Mereka nan darahnya mengalir dengan tulang pecah, tapi tak hendak membatalkan shaum sebab ingin syahid berjumpa Rabbnya dalam keadaan puasa.

Mereka gadis-gadis belia yang menulis nama di tangannya, agar jika syahadah menjemput dan jasad remuk tiada yang susah bertanya siapa namanya.

Hari ini ketika kolak dan sop buah tak memuaskan ifthar kita, tataplah sejenak ke negeri yang kucing pun jadi halal karena tiadanya makanan.

Hari ini sungguh kita ditampar Allah dengan Mesir, dengan kepahlawanan mereka nan lebih suka bertemu Allah daripada hidup membenarkan tiran.

Hari ini sungguh kita ditampar Allah dengan Suriah, ketika kisah Ibu yang memasak batu dan menidurkan anaknya dalam hujan peluru adalah fakta.

Sebab mungkin 60 tahun penjajahan kiblat pertama, masjid suci ketiga, dan penzhaliman atas ahlinya belum utuh mencemburukan hati imani kita.

Hari ini kami minta izin pada Shalih(in+at) tuk memohon, bagian dari kepedulian itu

- Salim A. Fillah

(via jamikanasa)

Diskusi mencerahkan beberapa waktu yang lalu tentang bahasan paling populer sepanjang masa (baca:menikah) telah memberikan satu titik cerah untuk melihat seseorang yang akan kita tuju sebagai pasangan hidup. Dari sini, aku mendapat satu perspektif baru dalam memandang manusia. Manusia yang kita…

Jangan mengharapkan sesuatu yang memang bukan pada tempatnya. Jangan mengharapkan sesuatu yang pasti mustahil.

Kita tidak perlu berharap bisa kembali ke masa lalu dan memperbaiki segala kesalahan kita di sana. Kita tidak perlu berharap memiliki orang tua yang bijaksana dan harmonis bila…

image

Ketika Rasulullah keluar ke Syam membawa dagangan sayyidatunna Khadijah binti Khuwailid bersama budaknya Maisarah, pekerja Sayyidatuna Khadijah RA untuk berniaga, beliau pernah berteduh di bawah sebuah pohon.

Saat Beliau SAW berteduh di bawahnya, dahan dan ranting pohon ini bergerak menaungi beliau dari cahaya matahari. Ketika matahari berada sedikit ke timur pohon itu sedikit beralih menutupi matahari dan ketika matahati bergerak ke barat pohon itupun beralih menutupi matahari yg condong ke barat hal itu disaksikan oleh seorang pendeta nasrani bernama Buhaira yg setelah melihat kejadian ini datang menemui Maisarah dan menunjukkan kepadanya pohon tempat berteduhnya Rasulullah itu dan berkata:

"Engkau lihat pemuda tampan yg bersamamu, pohon itu mengikuti arah kemana matahari demi melindungi pemuda itu, dia lah Nabi akhir jaman.."

Pohon ini terletak di tengah padang pasir Buqa’awiyya di negara Yordania. Dari segi geografis, pohon tersebut dekat dengan kota Bosra di Syria. Dalam sejarah, Rasulullah SAW 2 kali berdagang di Bosra :

1. Ketika bersama pamannya Abu Thalib saat berumur 12 tahun dan bertemu pertama kali dengan Pendeta Buhaira dan tersiarlah tanda kerasulan beliau di belakang bahu seperti tercantum dalam kitab injil tentang tanda kerasulan Nabi akhir zaman (khataman al-anbiya) dan dahulu disekelilingnya masih ada beberapa pohon yg seperti itu

2. Kedua kalinya Rasulullah SAW ke Bosra membawa barang dagangan sayyidatina Khadijah. Beberapa pohon yang lainnya telah mati, hanya pohon itu yg masih hidup di kala itu Rasulullah kembali berteduh di pohon itu

Menariknya, setelah dari tanah Tabuk sampai ke Bosra sejauh lebih 500km, kita tidak akan menemui pohon seperti itu yang hidup berada ditengah padang pasir gersang. Lihatlah pohon itu masih hidup hingga sekarang, sehingga diberi gelar “the only living sahabi” atau “sahabat Nabi yang masih hidup”

Lokasi pohon tersebut : http://goo.gl/maps/4kvQN
Foto lainnya : http://www.flickr.com/photos/samdefranc/sets/72157625422997453/with/5241084322/

Sumber : FB Wakaf Quran

 

Produktif Belum Tentu Sibuk. Sibuk Belum Tentu Produktif :)

Sejatinya, kita ini merupakan makhluk yang pelupa. Terkadang menjadi makhluk yang mudah menerima kebaikan, mudah termotivasi, namun beberapa hari kemudian kita lupa akan kebaikan dan motivasi tersebut. Karena itu, bertemanlah dengan orang yang soleh, beradalah dilingkungan yang baik, dan sering dengarkanlah nasehat kebaikan dari manapun sumbernya, sehingga ruhiyah kita akan tetap terjaga setiap harinya dalam kebaikan.

Kita ini seperti handphone yang butuh di charge setiap hari ruhiyah nya, agar hati kita tetap terjaga dalam kebaikan.

Jika kamu membaca Al Quran dengan hati, maka lisan dan matamu ikut membacanya pula. Namun, jika kamu hanya membacanya dengan lisan, maka hanya lisan itulah yang membaca, tidak hati dan matamu yang basah.
Membacalah dengan hati