Life is Colorful

Life is Colorful

chevy iskandar. male. geofisika universitas indonesia. optimis dan realistis.
Recent Tweets @chevyiskandar
Posts I Like
Who I Follow
Sebenernya sih, yang paling banyak menyakiti hati kita itu diri kita sendiri. Perasaan dan pikiran kita. Bukan orang lain. Jadi, berhentilah menyalahkan orang lain.
Menata Hati, Nazrul Anwar
Anggap saja sekarang kita sedang mengalami perjalanan jauh, Sayang. Dan kita harus packing untuk menyiapkan segalanya. Sebenarnya, packing itu belajar memilih, mana-mana saja yang kita bawa dan pertahankan, seperti halnya memilih siapa atau apa yang akan kita masukkan ke dalam hati. Hidup adalah perjalanan itu sendiri, sedangkan hati adalah kopernya. Karena kapasitasnya terbatas, masukan secukupnya saja di dalamnya. Masukkan apa yang benar-benar kamu butuhkan. Tinggalkan yang memberatkanmu, singkirkan yang merepotkan. Termasuk perasaan-perasaan yang enggak penting itu. Karena perasaan itu akan memberatkanmu. Akan memenuhi isi hatimu. Padahal itu tidak terlalu dibutuhkan dalam perjalanan. Dan tentu saja, perjalanan hidup kamu masih panjang, Sayang. Jangan penuhi koper kamu dengan hal-hal yang tidak perlu. Jangan isi hati kamu perasaan yang enggak penting.
Serial Ayah-Bunda, Nazrul Anwar
Ingat, ada seorang laki-laki yang mungkin sedang berjuang dalam karirnya untuk segera menghalalkanmu. Ingat, ada seorang wanita yang mungkin saat ini sedang mendo’akanmu agar dimudahkan langkahmu menghalalkannya.
Fauzan Arif (via fauzan-arif)

(via mfsyaa)

“Aku tidak pernah mengkhawatirkan apakah doaku akan dikabulkan”, demikian ‘Umar ibn Al Khaththab pernah berkata.

“Sebab setiap kali Allah mengilhamkan hambaNya untuk berdoa, maka Dia sedang berkehendak untuk memberi karunia.”

“Yang aku khawatirkan adalah”, lanjut ‘Umar, “Jika aku tidak berdoa.”

Enak lagunya : Dari Kita Untuk Indonesia :D

Ilmu memiliki tiga tahapan: jika seseorang memasuki tahapan pertama, ia merasa sombong. Jika dia memasuki tahapan kedua, ia merasa tawadhu (rendah hati). Dan jika ia memasuki tahapan ketiga, ia akan merasa dirinya tidak ada apa-apanya.
Umar bin Khatab
Jangan sampai kebahagiaanmu akan dunia, menyebabkan kamu lupa akan akhirat. Dan jangan sampai kesedihanmu akan dunia, melupakanmu untuk senantiasa bersyukur sebagai bekal di akhirat kelak.
23 Juli 2014

asepmaulanaismail:

Sebuah perenungan… 10 Ramadhan…

Maka hari ini, jika puasa terasa melemahkan, jika tarawih melelahkan, jika tilawah memayahkan, mari menatap sejenak ke arah Mesir dan Suriah.

Sebab mereka nan mewakili kita di garis depan iman, dibakar musim panas, direpotkan hajat, dicekam ancaman, disuguhi besi dan api, tapi teguh.

Mereka nan darahnya mengalir dengan tulang pecah, tapi tak hendak membatalkan shaum sebab ingin syahid berjumpa Rabbnya dalam keadaan puasa.

Mereka gadis-gadis belia yang menulis nama di tangannya, agar jika syahadah menjemput dan jasad remuk tiada yang susah bertanya siapa namanya.

Hari ini ketika kolak dan sop buah tak memuaskan ifthar kita, tataplah sejenak ke negeri yang kucing pun jadi halal karena tiadanya makanan.

Hari ini sungguh kita ditampar Allah dengan Mesir, dengan kepahlawanan mereka nan lebih suka bertemu Allah daripada hidup membenarkan tiran.

Hari ini sungguh kita ditampar Allah dengan Suriah, ketika kisah Ibu yang memasak batu dan menidurkan anaknya dalam hujan peluru adalah fakta.

Sebab mungkin 60 tahun penjajahan kiblat pertama, masjid suci ketiga, dan penzhaliman atas ahlinya belum utuh mencemburukan hati imani kita.

Hari ini kami minta izin pada Shalih(in+at) tuk memohon, bagian dari kepedulian itu

- Salim A. Fillah

(via jamikanasa)